Dalam trading sudah pasti semua orang ingin mendapatkan keuntungan yang besar dalam waktu cepat. Hal inilah yang menyebabkan para trader mempunya portofolio yang rusak. Alias minus. Kenapa? Karena keuntungan besar dalam waktu cepat hanya bisa diraih dengan membeli saham dengan full modal. Karena menginginkan profit besar, mayoritas trader pemula melupakan sebuah risiko besar yang juga siap menghancurkan dana mereka.

Nyatanya pengaturan MM juga berpengaruh terhadap emosional dalam diri kita. Akan beda suasana hati seorang trader yang trading menggunakan MM dengan yang tidak menggukanan MM. Mereka yang menggunakan MM sudah menimbang kerugian yang akan diterima apabila mereka salah dalam menganalisa. Jadi disaat arah pasar tidak sesuai keinginannya, dan harga menuju angka stoploss dia akan tetap tenang. Karena dia sudah bersiap dengan angka loss yg sudah ditentukannya.

Berbeda dengan yang tidak memakai MM, mereka yang membeli karena nafsu buta belaka. Akan sulit menerima apabila Analisa mereka salah. Dan akan sulit untuk take cut loss karena minus yang dirasakan sangatlah besar.

Jika ingin dicari, faktanya adalah trader sukses dunia tidak ada yang sukses tanpa MM. Kemudian bagaimana mungkin trader pemula bisa sukses di pasar saham dengan mengabaikan MM?

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *